> RUMPUT FATIMAH (HATI-HATI TIDAK SEINDAH NAMANYA!!!)

22 Apr

Sebelum membahas rumput Fatimah secara medis, saya akan menceritakan pengalaman persalinan saya yang lalu. Suatu kesalahan fatal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan oleh seorang paramedis seperti saya (huff…benar-benar memalukan). Ketika kontrol terakhir kalinya ke dokter SpOG saya, dokter memutuskan akan melakukan induksi jika sampai hari taksiran persalinan saya belum juga melahirkan. Hal ini karena jumlah ketuban sudah mulai sedikit dan pertumbuhan bayi cenderung terhambat. Ketika mendengar itu stress rasanya. Olala bukankah diinduksi sakitnya bukan main? Ketika beberapa hari kemudian saya mulai merasakan kontraksi-kontraksi yang lumayan sering, akhirnya saya periksa ke rumah sakit. Ternyata baru pembukaan satu. Padahal hari taksiran persalinan semakin dekat. Bertambah pula tingkat stress saya. Kemudian menuruti anjuran keluarga, akhirnya saya mau minum rendaman rumput Fatimah, dengan tujuan untuk menambah kontraksi biar menjadi kuat sehingga diharapkan cepat lahir si bayi ini. Tidak tanggung-tanggunng sampai dua gelas besar! Walhasil sehari menjelang persalinan saya merasakan kontraksi yang mulai kuat dan sering. Berangkatlah saya ke rumah sakit lagi (saat itu bayangan saya sudah pembukaan lima).        

Tapi ternyata begitu sampai rumah sakit masih pembukaan tiga. Hiks..hiks..sedihnya. padahal saya sudah tidak kuat lagi berjalan. Saya sampai heran pembukaan tiga kok sakitnya sudah seperti ini? Padahal saya adalah tipe orang yang tahan sakit. Saat itu jam empat sore. Akhirnya saya memutuskan untuk rawat inap. Ketika empat jam kemudian ( jam delapan malam) dievaluasi, ternyata pembukaan hanya bertambah satu. Hah!!! Padahal saya sudah menangis sesenggukan, posisi apapun sudah tidak enak, dan kontraksi sudah sering dan kuat. Kebetulan saat itu dokter SpOG saya sedang ada di rumah sakit karena ada tindakan, beliau menyemangati saya dengan mengatakan saat ini memang sedang sakit-sakitnya. Jadi tidak apa-apa kalau saya menangis. Karena saya sudah tidak mampu berjalan-jalan lagi,maka saya dipindahkan ke kamar tindakan. Belakangan saya ketahui ketika saya beranjak ke kamar tindakan , si dokter bertaruh dengan bidan jaga saat itu kalau persalinan saya tidak akan cepat. Bisa jadi baru besok subuh lahirnya. Bahkan beliau menitip pesan ke bidan jaga kalau ada apa-apa nanti dengan proses persalinan maka panggil saja dokter SpOG yang sedang jaga. (saat itu saya memang memutuskan lahir dengan ditolong bidan saja).

Astaghfirullah semakin malam kontraksi yang saya rasakan semakin hebat. Duduk salah, tidur semakin kerasa sakit. Saya mulai berteriak-teriak. Bahkan terkadang terlintas saya mau turun dari tempat tidur dan melarikan diri dari rasa sakit ini. Kontraksi yang benar-benar hebat, kuat dan hampir-hampir tidak berhenti sama sekali. Bahkan seolah-seolah untuk sekedar mengambil nafas saja saya tidak sempat. Sesekali terlintas dalam pikiran saya kalau mungkin seperti ini rasanya sakaratul maut (Allah ampuni aku…). Teman-teman bidan saya mulai panik, mereka berkali-kali menyarankan saya untuk oper ke dokter saja. Tapi saya tidak mau. Saya ingin ditolong bidan saja. Teriakan-teriakan saya benar-benar memenuhi selasar rumah sakit yang sunyi karena malam menjelang.

Akhirnya setelah semalaman saya berjuang dengan rasa sakit yang benar-benar mengerikan akhirnya lahir juga bayi mungil saya. Tapi ternyata masalah tidak berhenti sampai di situ. Saya mengalami perdarahan. Sampai pusing,menggigil, dan mulai merasa melayang. “Allah mungkin cukup sampai di sinikah nyawa hamba ini?” Begitu pikir saya. Saya mulai mencari-cari di mana malaikat pencabut nyawa saya (hehe konyol yah? tapi saya benar-benar melakukan itu). Alhamdulillah lama kelamaan kondisi saya makin membaik dan tentunya saya belum bisa menemukan malaikat pencabut nyawa saya.(hehe…) Karena itu saya benar-benar berpesan jangan sekali-kali minum rumput Fatimah deh! Mengerikan efeknya. Alhamdulillah rahim saya tidak sampai robek.

===================

RUMPUT FATIMAH (Labisa pumila). Tanaman ini dalam bahasa Arab disebut dengan Kaf Mariyam (telapak tangan Mariyam). berdasarkan kajian atas obat-obatan tradisional di Sabah, Malaysia, tahun 1998, dikatakan mengandung bahan fitokimia, yang dapat membantu menimbulkan kontraksi rahim dan akan menambah pendarahan yang terjadi (dikarenakan zat yang terkandung didalamnya menyebabkan pecahnya pembuluh-pembuluh darah dan stres otot). Seperti dikutip dari buku Kesproholic, memaparkan peneliti yang dilakukan di Malaysia pada tahun 1998. Dan diketahui tanaman ini memang memiliki kandungan oksitosin. Zat sejenis oksitoksin yang terkandung di dalam rumput fatimah sama seperti obat yang diberikan untuk menginduksi ibu hamil agar terjadi kontraksi.

Yang jadi masalah, dosis kandungan fitokimianya tidak bisa diukur. Tumbuhan ini dipakai dengan cara akarnya direndam. Air rendaman inilah yang diminum. Semakin lama direndam, kadar zat fitokimia yang terlarut pun semakin pekat. Dosisnya bisa jadi berlipat2. Pada obat-obat modern, masalah variasi ini tidak terjadi. Semua bahan aktifnya jelas. Dosisnya pun terukur.
Minum jamu ala rendaman akar rumput fatimah ini akan menimbulkan masalah, jika pada proses persalinan itu, dokter juga memberikan obat modern yang merangsang kontraksi usus. Efeknya bisa dobel. Jika mulut rahim belum terbuka, efek kuat kontraksi ini bisa berbahaya. Risikonya bisa berupa rahim robek, perdarahan setelah melahirkan, atau bahkan kematian pada janin. Biasanya dokter tidak pernah mengijinkan penggunaan obat-obatan tradisional seperti ini.

Dikutip dari dr. Okky Oktafandhi, SpOG dari RS Internasional Bintaro, menyampaikan bahwa gara2 rumput fatimah ini beliau pernah mendapati rahim pasiennya sangat tipis, sedikit lagi malah mungkin harus diangkat, karena menyebabkan perdarahan terus menerus. Maka dari itu, beliau sangat menyarankan agar pasiennya tidak minum rumput fatimah menjelang persalinan mengingat efeknya yang bisa jadi sangat berbahaya jika kita salah dalam dosis dan aturan meminumnya.

Begitu juga pendapat dr. L. Pieter, SpOG dari RS IMC Bintaro, mengatakan hal yang sama “masalahnya adalah kita, para dokter tak pernah bisa mengukur dosis yang tepat penggunaan rumput fatimah pada pasien”. Namun disamping statemennya itu beliau juga mengakui kehebatan khasiat ramuan tradisional ini. Dituturkan juga beliau pernah pengalaman menolong pasien yang mengalami pendarahan pasca persalinan luar biasa akibat meminum ramuan rumput fatimah ini.

Karena belum adanya bukti ilmiah yang benar-benar jelas mendukung kabar ini, maka sebaiknya ibu hamil berhati-hati dalam mengonsumsinya agar tidak berbahaya bagi dirinya dan bayi yang dikandungnya.
Semoga bermanfaat!!!

Referensi:

http://health.detik.com/read/2010/01/24/141527/1284887/764/rumput-fatimah-mempercepat-persalinan?993306755

http://www.momnbabyshop.com/pilih-mana-minum-rumput-fatimah-atau-di-induksi

12 Tanggapan to “> RUMPUT FATIMAH (HATI-HATI TIDAK SEINDAH NAMANYA!!!)”

  1. lelybundajazleen 23 April 2010 at 2:49 am #

    alhamdulillah..meskipun maha kesakitan akhirnya sekarang uda ada baby tsabita yang mo 2y kan???btw, aku dulu sama keluarga juga disarankan minum rumput fatimah.sejak kandungan jalan 8 bln malah.bersyukurnya, pas ke obgin ( keknya obgin kita sama yah..hehe..) aku termasuk pasien yang super cerewet.nanyain macem2.jadi tahu deh kalo tuh rumput cuman nguatin kontraksi ajah.gak bersinergi sama pembukaan.aku juga hampir tiap hari ol.surfing artikel kehamilan.jadi taaaaaahu banyak hal.alhamdulillah usefull.semoga di second pregnancy, kita semua tambah bijak dan pinter nyikapin segala sesuatunya..

  2. rista 23 April 2010 at 9:08 am #

    amiin…iya betul…
    btw periksa ke SpOG yang baik hati itu kan ya?
    dr i***s (hehe, gak boleh promosi tanpa seijin pemilik blog)

    • lelybundajazleen 26 April 2010 at 4:14 am #

      wkwkwkwk..jadi inget masa itu.pas jalan 8 bulan,dibikinin air rendaman rumput fatimah.nyari seribu akal untuk alasan..akhirnya meskipun tiap hari dibikinin, teteup bisa lolos.dibawa ke kantor trus sampe kantor …
      di B-U-A-N-G..hehehe..

  3. Fatimah 2 Agustus 2010 at 12:42 pm #

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Masa sih ? Ane beranak udah 3 x berturut-turut dlm rentang waktu 6 tahun selalu meminum Rumput Fatimah yg legendaris itu menjelang kelahiran.
    Alhamdulillah dengan izin-Nya ga lebih 1 jam sejak kontraksi terasa anak-anak saya bablas dengan selamat :D

    Apalagi kata orang banyak, melahirkan anak pertama itu sulitnya minta ampun and setengah mati. tapi dengan minum Rumput Fatimah semua yang dibilang orang saya anggap bohong belaka. Gak lebih dari 1 jam saya langsung melahirkan tanpa bantuan Dokter Kandungan tapi cuma seorang Bidan RS yg buka Klinik Pribadi. Hal itu terus berlanjut ketika saya melahirkan anak ke 2 dan ke 3, Alhamdulillah selalu mudah melahirkan.

    Bahkan… demi Allah,Ibu saya sampai dijuluki “Dukun Beranak” krn tiap ada yg sulit melahirkan selalu beliau kasih Rumput Fatimah untuk diminumkan.
    Entah sudah berapa buah Rumput Fatimah yg lupa dikembalikan orang yg meminjamnya.

    Saran saya : cek dulu kondisi psikis Anda, apakah mmg terlampau stress/kacau ?
    Karena hal demikian sangat mempengaruhi kesiapan persalinan.
    Akhirul kalam … Rumput Fatimah tak terbantahkan khasiatnya.

    Merdekaaaa….

    Maaf kalo gaya bahasanya slengean… emang slengean sih sayanya, hehehehe :D

    Salam …

    • rista 2 Agustus 2010 at 2:11 pm #

      wa’alaykumsalam wr wb…
      terima kasih atas komennya…
      wah gimana ya?
      kita memang memandang dari sudut pandang yang berbeda…
      saya seorang paramedis dan anda seorang pasien yang sangat percaya dgn keampuhan rumput fatimah…
      bu…saya juga seorang bidan…
      kalau rumput fatimah berefek bagus untuk ibu…Alhamdulillah…berarti Allah masih sayang pada anda…karena anda baik-baik saja dalam menggunakannya.
      sebenarnya hal ini masih menjadi kontradiksi dalam medis…
      ada yang mengatakan boleh dengan catatan diminum saat pembukaan sudah aktif yaitu pembukaan 4…tapi ada yang mengatakan tidak boleh…
      saya menghargai pendapat anda…
      dan saya lebih memilih pendapat ilmiah medis karena sampai sekarang memang belum ada penelitian ilmiah tentang khasiat positif rumput fatimah. yang ada adalah berdasarkan pengalaman saja…
      dan selama saya bekerja di rumah sakit prosentase kegagalan akibat minum rumput fatimah lebih besar daripada keberhasilannya…
      demikian…sekali lagi saya menghargai pendapat anda…
      tapi saya sebagai orang medis -yang berusaha untuk selalu meng update berita medis terbaru- juga punya pendapat sendiri berdasarkan ilmiah medis…
      terima kasih atas kunjungannya….

      • Syifa 16 Oktober 2011 at 8:34 am #

        assalamu’alaykum…
        numpang lewat dikit yach…
        maaf sebelumnya jika kata-kata saya kurang berkenan.
        sebenarnya mbak, justru perkataan medis itu yang perlu penijauan ulang, karena zaman sekarang, sudah sulit menemukan tim medis yang emang handal di bidangnya, karena sebagian besar kalangan medis kuliahnya hanya mengandalkan uang saja, buka kecerdasan fikirannya. bahkan yang paling miris adalah, sebagian dari para tim medis itu hanya tau menggunakan aja obat-obat yang tersedia, mereka bahkan tidak tahu apakah di dalam obat itu terkandung unsur/ zat yang tidak layak untuk dikonsumsi apalagi dijadikan sebagai obat. ya To???? hehehe… saya mah lebih sepakat pake rumput fatimah…..

  4. roos 28 Desember 2010 at 5:01 am #

    embak gimana kalau minum jamu rumput fatimah tapi saya tidak sedang mengandung apa efeknya sama seperti apa yang embak alami?

  5. aminanindita 2 Mei 2011 at 6:39 am #

    saya rasa referensi ini memang betul adanya.. semakin lama usia rumput fatimah.. maka semakin tinggi pula dosis nya.. saya mengalaminya.. terbukti..saya merasakan kontraksi yang luar biasa namun sebelum waktunya… sampai2 saya diare.. 2 hari setelah meminumnya.. janin yang saya kandung (9 bulan 2 hari) sudak tidak berdetak lagi denyut jantungnya.. buat para calon ibu … harus lebih hati2..

  6. bukutama 31 Mei 2011 at 8:29 am #

    terima kasih banyak atas berbagi pengalaman yang penting ini
    salam kenal dan selamat terus berkarya

  7. miftakhul fitriyah 16 Januari 2012 at 3:33 pm #

    waktu musim haji kemarin, suami mendapat oleh2 rumput fatimah dr teman kantornya..
    karena tidak tau apa manfaat n cara pemakaiannya, beberapa biji rumput fatimah saya blender dengan biji kurma (katanya, biji kurma berkhasiat menyuburkan kandungan, untuk wanita yang belium memilik anak, seperti saya)

    memang, adakah khasiat rumput fatimah untuk wanita yang belum hamil???

  8. Indah Clewet's Chayanx Bunda 29 Januari 2012 at 12:13 pm #

    referensi ni sngat bgus bnget…..n saya mendapatkan ilmu baru…
    mbak,,,apakah rumput fatimah itu hanya tumbuh ndek madinah…..

  9. lulus siswanti 6 Maret 2012 at 10:46 am #

    Terima kasih mbak2, tentang perbincangan ini tadi, meski aq ibu2 yg dah berusia 46 th n punya 3 anak aq belum pernah mencobanya meminum rendaman rumput fatimah ni, untung saja ni td ku sempatin ngintip ttg kasiat “Rumput Fatimah” padahal 1 minggu lagi menantu q mw persalinan, klo gt kan masih ada banyak pertimbangan tuk menggunakan nya. aq gak mw deh eksperimen ni pada menantu q n calon cucu q yg tak tunggu2…., thanks infonya penting banget loooooo!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: